oleh

Akhirnya Ronaldo Cetak Hattrick di Serie A

Sharing is caring!

infoberitabola.comCristiano Ronaldo membuka 2020 dengan gaya. Megabintang sepakbola itu mencetak trigol pertamanya di Serie A dalam kemenangan telak Juventus atas Cagliari 4-0.

Memainkan laga usai jeda musim dingin, Juventus menjamu Cagliari di Allianz Stadium, Senin (6/1/2020) malam WIB. Pada awalnya tim tamu berhasil meredam di sepanjang babak pertama.

Namun, Juve lantas memberondong Cagliari dengan empat gol usai turun minum. Hat-trick diciptakan Ronaldo (satu penalti), sedangkan satu gol lain disumbangkan Gonzalo Higuain.

Ronaldo telah membukukan lebih dari 40 gol sejak direkrut Juventus dari Real Madrid pada musim panas 2018. Namun, baru kali ini pemilik lima Ballon d’Or itu mencetak tiga gol dalam satu pertandingan liga.

Namun, hal itu adalah hat-trick kedua Ronaldo dalam kostum ‘hitam-putih’ usai sebelumnya pernah membobol gawang Atletico Madrid tiga kali di Liga Champions. “Hal yang paling penting adalah tim menang,” kata eks bintang Manchester United dan Real Madrid itu setelah pertandingan.

“Kami bermain bagus dan menciptakan banyak sekali peluang. Aku senang dengan hat-trick-nya, tapi yang paling penting adalah kemenangannya dan menekan Inter,” lanjut Ronaldo kepada Sky Sport Italia.

Dengan tiga tambahan angka ini, Juventus merebut Capolista klasemen Liga Italia dari tangan Inter Milan usai mengantongi 45 poin dari 18 pertandingan. Juve unggul tiga poin dari Inter, yang baru akan bertanding beberapa jam lagi melawan Napoli.

Kecepatan Ronaldo Menurun di Makan Usia

Cristiano Ronaldo dinilai sudah tak lagi punya kecepatan dan kemampuan menggiring bola seperti dulu. Hal itu menjadi sorotan eks pelatih Fabio Capello.

Ronaldo kini sudah menginjak usia 34 tahun. Bersama Juventus, catatan golnya terlihat semakin menurun dari musim ke musim.

Artikel Lain :  Inter Milan Tunjukkan Mereka Tidak Butuh Icardi

Sebelumnya di Real Madrid, Ronaldo selalu mampu bikin 40 gol lebih dalam semusim. Namun bersama Juventus, pemain Portugal itu bikin 40 gol dalam dua musim berjalan, yakni 28 gol musim lalu dan 12 gol sejauh ini.

Salah satu yang memengaruhi catatan itu dinilai Capello, yang pernah melatih Juventus pada 2004-2006, karena posisinya salah. Ronaldo harusnya lebih banyak dimainkan di kotak penalti, jangan melebar atau berperan sebagai penyerang sayap.

Transfermarkt mencatat, Ronaldo memang bermain di dua posisi musim ini. Pemain yang juga sempat berseragam Sporting Lisbon dan Manchester United itu bermain 14 kali sebagai penyerang tengah dan menghasilkan 9 gol, dan 7 kali sebagai sayap kiri dengan hasilnya 3 gol.

“Dia penyerang tengah terbaik di dunia. Tidak ada yang seperti dia, yang tahu bagaimana mengeksploitasi bola di kotak penalti. Dia tidak lagi punya sprint dan dribbling di masa lalu, dia harus bermain di dalam kotak penalti, seperti yang orang Inggris bilang,” ujar Capello kepada Sky Sports Italia.

Capello, yang juga pernah melatih AC Milan, AS Roma, Madrid, Timnas Inggris, Timnas Rusia, serta Jiangsu Suning itu meminta Ronaldo lebih banyak bermain sebagai striker tengah. Apalagi Bianconeri punya dua penyerang sayap andal, yakni Paulo Dybala dan Douglas Costa.

“Saya tidak suka ini, itu tidak baik. Dia harus menjadi juara bahkan ketika keluar lapangan. Yang benar adalah Ronaldo tak lagi menggiring bola (melewati) lawan selama tiga tahun,” lanjut Capello, yang pensiun melatih pada 2018 itu.

News Feed