oleh

Bruno Fernandes Unjuk Gigi Melawan Everton

Sharing is caring!

infoberitabola.com – Gocekan maut Bruno Fernandes membuat pemain Everton kocar-kacir. Djibril Sidibe menjadi korban. Ia harus jatuh bangun saat menjaga pergerakan pemain 25 tahun ini.

MU hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Everton pada pekan ke-28 di Goodison Park, Minggu (1/3/2020) malam WIB. Setan Merah bahkan harus tertinggal terlebih dahulu lewat Dominic Calvert-Lewin pada menit ketiga memanfaatkan blunder dari David de Gea.

Fernandes kemudian menjadi penyelamatan MU setelah mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-31. Ia kembali menunjukkan pengaruh besarnya untuk MU.

Situs WhoScored bahkan mendaulat Fernandes sebagai pemain dengan rating tertinggi di laga ini dengan 8,0. Sepanjang 90 menit, ia membuat enam kali tembakan, dua kali dribel dan satu umpan kunci.

Ia berhasil menjadi ancaman utama bagi lini bertahan The Toffees. Para pemain Everton harus pontang-panting meredam pergerakan Fernandes.

Aksi Fernandes bahkan membuat Djibril Sidibe harus jatuh bangun dalam sebuah momen di babak kedua. Menerima bola di sudut kiri, Fernandes dengan baik mengontrol bola.

Ia dibayangi oleh Sidibe. Selang beberapa saat, Richarlison ikut serta meredam pergerakan mantan pemain Sporting CP ini.

Mendapat tekanan dari dua pemain, Fernandes dengan tenang melakukan gerak tipu. Ia seakan-akan melepas umpan silang, lalu dengan cepat menggocek bola.

Gocekannnya ini mengecoh Richarlison dan Sidibe sekaligus. Sidibe bahkan sempat terjatuh. Sayangnya, aksi Fernandes ini tak berbuah gol karena sepakannya masih bisa diblok oleh Tom Davies.

Gocekan-gocekan ciamik seperti ini tentu diharapkan oleh fan MU terus ditunjukkan oleh Fernandes. Kita nantikan saja apakah kegemilangan Fernandes ini mampu mengangkat performa The Red Devils.

Artikel Lain :  Prediksi Everton vs Manchester United 21 April 2019

Maguire Maklum Reaksi Fans Everton Terhadap Anulir Gol Oleh VAR

Everton mesti merelakan gol ke gawang Manchester United di pengujung laga dianulir. Harry Maguire menilai offside merupakan keputusan yang tepat.

Tuan rumah sebenarnya sempat bikin gol di pengujung pertandingan, namun dianulir. Sepakan Calvert-Lewin membentur Maguire, lalu bergulir ke dalam gawang sementara David de Gea terkecoh dan mati langkah.

Sialnya buat Everton, ada Gylfi Sigurdsson yang terduduk di depan gawang karena peluang sebelumnya. Karena itulah gol Everton dianulir, karena Sigurdsson dianggap mengganggu De Gea.

Keputusan wasit, setelah berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR), ini bikin Goodison Park panas. Apalagi Manajer Everton Carlo Ancelotti juga dikartu merah sesuai pertandingan karena mengonfrontasi wasit.

Maguire memaklumi reaksi para pendukung Everton. Tapi dia percaya sudah semestinya hakim garis mengangkat bendera tanda offside.

“Saya memahami reaksinya, para penonton emosional. Tapi hakim garis harus mengangkat benderanya. Kami akan mengambil satu poin ini, kami datang untuk tiga poin tapi kami sudah bekerja keras,” ungkapnya kepada BBC.

Maguire menilai Man United menunjukkan respons bagus usai kebobolan gol cepat akibat kecerobohan De Gea. Setidaknya satu poin lebih baik daripada tidak mendapatkan poin sama sekali.

“Kami menunjukkan reaksi bagus dan mendominasi pertandingan sejak mereka mencetak gol. Kami layak untuk menyamakan skor saat turun minum. Kami berusaha keras dan kalau Anda tak bisa meraih tiga poin, harus ambil satu poin,” imbuhnya.

News Feed