oleh

Harry Kane Cedera Panjang, Tottenham Sambangi Piatek

Sharing is caring!

infoberitabola.comTottenham Hotspur mencari striker baru di bursa transfer Januari di tengah cederanya Harry Kane. Striker AC Milan, Krzysztof Piatek, menjadi salah satu pilihan.

Diberitakan oleh pakar transfer Sky Sport Italia, Gianluca Di Marzio, Tottenham sudah mengajukan penawaran, namun belum bisa meyakinkan Milan untuk melepas striker asal Polandia tersebut.

Tottenham awalnya ingin mengambil Piatek dengan status pinjaman, namun ditolak mentah-mentah oleh kubu Rossoneri. The Lilywhites juga disebut sempat memberikan salah satu di antara Juan Foyth atau Victor Wanyama sebagai bagian dari kesepakatan.

Hal itu untuk menurunkan harga Piatek, yang ditaksir sebesar 35 juta Euro. Namun Milan tampak tak berminat dengan kedua pemain tersebut, dan memilih dibayar sesuai harga jual sang pemain.

Tottenham sangat membutuhkan penyerang baru di musim dingin kali ini. Kane diperkirakan akan absen sampai April, dan mereka masih ngotot untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Tanpa tambahan striker mumpuni, peluang tersebut bisa gagal terwujud. Hingga pekan ke-21 Liga Inggris, mereka masih berada di peringkat enam dengan raihan 30 poin, tertinggal 6 poin dari Chelsea yang berada di peringkat empat.

Piatek sendiri sebetulnya tengah kesulitan mencetak gol di musim ini. Tampil 18 kali di Serie A, ia baru menyarangkan empat gol. Hal ini jauh menurun dari musim lalu, di mana 13 gol sudah ia sarangkan hingga paruh musim.

Tottenham Tanpa Kane, Terlihat Lemah

Tottenham Hotspur dan Timnas Inggris tentu menyesali betul cedera Harry Kane yang mengharuskannya absen lama. Sebab tanpa Kane, keduanya kerap kesulitan.

Kane mendapat cedera saat Tottenham kalah dari Southampton akhir pekan kemarin. Kane meninggalkan lapangan di menit ke-75 sambil memegangi pahanya dan terpincang-pincang.

Artikel Lain :  Christian Eriksen Jadi Prioritas Bursa Transfer Juventus

Setelah sepekan lebih menjalani pemeriksaan intensif, Kane diharuskan menjalani operasi pada otot hamstringnya. Alhasil, Kane bakal istirahat panjang sekitar tiga bulan sampai April.

Cedera itu sangat merugikan Tottenham khususnya dan juga Inggris. Sebab keduanya begitu mengandalkan Kane di lini serang dan tanpa kehadirannya, Tottenham serta Inggris jarang tampil oke.

Berikut data-data terkait cedera Kane yang dilansir Opta.

Jumlah tembakan

Tottenham dan Inggris tak cuma mengandalkan Kane sebagai pencetak gol, tapi dia juga bisa mengkreasikan peluang untuk rekan-rekannya. Di Tottenham, Kane kerap mendonasikan assist untuk Son Heung-min, Dele Alli, dan Lucas Moura.

Di Timnas, Marcus Rashford dan Raheem Sterling mudah mencetak gol gara-gara Kane. Dilansir Opta, Kane berperan dalam lahirnya 17 gol untuk Inggris selama Kualifikasi Piala Eropa 2020, 12 gol dan lima assist.

Sejak awal musim 2014/2015, Kane sudah bermain 187 kali di Premier League, Tottenham punya rataan 15,6 attempts per laga. Ketika Kane absen 24 kali, rasio penciptaan peluang Tottenham turun ke 14,9 attempts per laga.

Sementara di Timnas Inggris, jika Kane bermain maka rasio tembakannya adalah 15,1 per laga (45 laga) dan turun menjadi 12,3 per laga (16 laga) tanpanya.

Jumlah gol

Tanpa Kane, tentu jumlah gol kedua tim bakal berkurang dan itu terbukti 100 persen kebenarannya. Ada 359 gol dibuat Tottenham sejak 2014/2015 saat Kane bermain, dengan rataan 1,9 per laga. Saat Kane Absen, rasionya turun cukup jauh ke angka 1,3 gol per laga.

Opta mencatat Kane mencetak 136 gol dari 200 laga perdananya di Premier League, hanya kalah dari Alan Shearer (145 gol) dan Sergio Aguero (138 gol).

Artikel Lain :  Harry Kane Mengalami Cedera, Tottenham Tampil Berbeda Tanpa Kane

Sementara di timnas Inggris, ketika Kane bermain maka rataan gol mencapai 2,3 per laga dengan total 103 gol. Saat Kane absen, rasio turun ke 1,3 gol per laga.

Menariknya, lini pertahanan Inggris lebih oke saat Harry Kane absen, yakni rataan kebobolan 0,5 per laga dibanding saat Kane bermain di angka 0,9 per laga. Sementara Tottenham punya rataan kebobolan satu gol per laga ketika Kane absen.

Kemenangan

Misi Tottenham untuk finis empat besar bisa saja terganggu musim ini mengingat Kane begitu diandalkan. Rasio kemenangan Tottenham bersama Kane begitu tinggi, yakni 57,2 persen dan turun jauh ke 45,8 persen saat dia absen.

Bahkan Opta menyebut dalam enam pertandingan terakhir di Premier League ketika Kane absen, Tottenham cuma meraih lima poin dan mencetak empat gol.

Mereka kalah tujuh kali dari 24 laga tanpa Kane, sementara rasio poin turun dari 1,9 per laga menjadi 1,6. Bagaimana di Inggris? Ketika Kane main, rasio kemenangan naik ke angka 64,4 persen dan 50 persen tanpa dia.

News Feed