oleh

Sergio Ramos terancam sanksi dari EUFA dari hasil Ajax

Sharing is caring!

Sergio Ramos terancam sanksi dari EUFA dari hasil Ajax – Santiago Solari, mengakui timnya harus berjuang keras, bahkan hingga menderita, saat menalukkan Ajax Amsterdam pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2018-2019, Kamis (14/2) dini hari WIB. Madrid menang 2-1 setelah melewati pertandingan selama 90 menit yang sulit.

Ajax memberikan perlawanan yang luar biasa. Matthijs de Ligt dkk. membuat Madrid tak berkutik di babak pertama. Permainan Madrid tak berkembang. Ajax sukses melepaskan 11 tembakan ke gawang Thibaut Courtois di babak pertama saja.

Sementara itu , Kapten Real Madrid, Sergio Ramos, terancam sanksi setelah membuat pengakuan ia kartu kuning yang diterimanya saat melawan Ajax merupakan sebuah buah kesengajaannya.

Sergio Ramos terancam sanksi dari EUFA dari hasil Ajax

Insiden kartu kuning Ramos terjadi dua menit setelah gol Asensio. Dengan begitu, ia akan absen pada leg kedua saat Madrid giliran menjamu Ajax di Santiago Bernabeu, Rabu (6/3/2019), namun akan kembali tampil di perempat final seandainya Madrid lolos ke 8 besar.

Namun, Ramos berpotensi menerima tambahan hukuman. Hal itu setelah ia mengungkap kartu kuning yang diterimanya itu sudah direncanakan.

“Ya, sejujurnya adalah bahwa melihat hasilnya…, itu adalah sesuatu yang ada dalam pikiran saya,” kata Ramos setelah pertandingan.

“Itu bukan untuk meremehkan lawan, tapi kadang-kadang Anda harus membuat keputusan sulit,” imbuhnya.

Insiden serupa pernah terjadi pada 2017. Ketika itu bek kanan Real Madrid, Dani Carvajal, juga mengaku sengaja mendapatkan kartu kuning saat melawan APOEL, dan UEFA lantas menambah hukumannya menjadi dua pertandingan.

Sedangkan pada 2010, Ramos dan Xabi Alonso didenda UEFA, serta Jose Mourinho menerima satu kali larangan berada di tepi lapangan setelah ia meminta kedua pemainnya itu agar “mengeluarkan diri sendiri” saat duel kontra Ajax di fase penyisihan grup.

Artikel Lain :  Jadwal LA Liga pekan ini Barca hendak meraih poin penuh

Real Madrid baru mengubah permainan di babak kedua. Solari mulai melihat kelemahan Ajax dan meminta skuatnya memanfaatkan bola-bola panjang. Kedua gol Madrid di babak kedua dimulai dari serangan balik cepat, dengan bola panjang ke sisi sayap.

Solari membantah skuatnya tampil buruk. Solari mengakui El Real tidak memberikan permainan terbaiknya pada pertandingan tersebut. Meski demikian, dia memuji dedikasi skuat Real Madrid yang mau melakukan segalanya untuk meraih kemenangan. Mereka berjuang keras sepanjang laga.

News Feed