oleh

Sulitnya Melatih Madrid Membikin Pelatih Zidane Menderita

Sharing is caring!

infoberitabola.com – Sulitnya melatih Real Madrid membuat pelatih Zidane Zidane mengakui hal yang harus dia lakukan sebagai pelatih adalah memilih satu pemain dan mengabaikan pemain lainnya.Dia berusaha bertindak adil mungkin,tetapi keadilan merupakan hal yang sulit dalam tim sepak bola.

Sulitnya Untuk Membuat Keputusan

Bagi zidane,mengatakan secara langsung pada pemain bahwa mereka sudah tidak di butuhkan adalah tugas yang berat dan paling sulit. Biar begitu, dia tetap akan bersikap sama seperti yang dia lakukan dalam beberapa musim bersama Madrid: Bertindak sejuju itu.

“itulah kehidupan. Meski kami menjuarai tiga atau empat¬† Liga Champions, ada beberapa pemain yang tidak bermain terlalu banyak,tetapi dalam skuat itulah yang selalu terjadi. Jika ada perubaham, saya harus memberi tahu bahawa saya tidak membutuhkan dia,”tegas Zidane.

Mengakhiri Musim Sebaik Mungkin

Lebih lanjut, meski Madrid sudah tidak berjuang dalam pemburan trofi di sisa musim ini, Zidane menegaskan target utama mereka ada lah mengakhiri musim sebaik mungkin.Dia percaya dengan melakukan itu, skuat Madrid bisa percaya diri menatap musim depan.

“kami akan berjuang untuk mengakhiri musim sebaik mungkin. Kami ingin melakukannya dengan baik, terlepas dari sisa tim yang kami lawan. Kami ingin mengakhiri musim dengan baik dengan setinggi mungkin.”

“kami akan melakukan perubahan,tetapi sekarang bukan waktu yang tepat membicarakannya. Akan ada waktu untuk membahas ini,” tutup Zidane.

Mengelola tim sebesar Real Madrid tidak mudah. Ada banyak pemain bintang dengan egonya masing-masing, setiap pemain ingin mendapatkan kesempatan bermain. Di sinilah letak kehebatan Zidane, dia paham betul bagaimana caranya mengontrol ego para pemain bahkan mantan striker Zidane yaitu Rolando pun berkata.

Artikel Lain :  Analisa pertandingan Real Madrid vs Ajax Amsterdam

“Saya kira Zidane tahu cara mengelola tim dengan gaya yang cerdas,” kata Ronaldo.

“Itu bukan situasi yang mudah sebab semua pemain ingin banyak bermain, tetapi dia tahu bagaimana caranya bekerja dengan cerdas dan dia berhasil melibatkan seluruh tim.”Pernyataan Ronaldo ini cukup sahih. Dalam sejarah Madrid – khususnya sejak era Galacticos – banyak pelatih yang bermasalah dengan pemain.

News Feed